Indomigran – Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Jepang meninggal dunia. Pemuda tersebut dikabarkan mengakhiri hidupnya sendiri.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Ali Sucipto mengkonfirmasi kebenaran kabar duka yang juga viral di Twitter itu.

Pria asal Jawa Tengah tersebut berusia 22 tahun dan bekerja di konstruksi pipa saluran air. Dia tiba di Jepang pada April 2022. Kemudian dia diketahui meninggal dunia pada 25 Agustus 2022.

“Kejadian di Saitama tanggal 25 Agustus 2022 pukul 06.20 JST, telah ditemukan seorang WNI meninggal dunia akibat bunuh diri,” kata Ali Sucipto seperti dikutip Detik, pada 1 September 2022.

Baca juga  Soal Upah, KBRI London Janji Perjuangkan Hak PMI di Inggris

Penyebab bunuh diri tidak diketahui. Begitu mendapatkan informasi itu, KBRI menghubungi pihak kepolisian setempat. KBRI juga mengontak pihak perusahaan penerima dan pengirim yang bersangkutan. Selanjutnya, KBRI menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan berita duka tersebut.

“Sore ini jenazah akan dimandikan dan disalatkan di Masjid Indonesia Tokyo. Rencananya jenazah akan diterbangkan ke Indonesia pada 3 sep untuk kemudian diserahkan kepada perusahaan pengirim dan pihak keluarga,” kata Ali Sucipto.

Isu bunuh diri merupakan isu terkait kesehatan jiwa pula. Masyarakat, tak terkecuali WNI di Jepang, bisa membutuhkan bantuan konseling psikologi sewaktu-waktu. KBRI Tokyo berupaya menyediakan layanan konsultasi psikologi.

“KBRI memiliki hotline yang bisa dihubungi WNI setiap saat untuk menyampaikan keluhan atau permasalahan apa pun. Penanganannya tentu berbeda tergantung permasalahan masing-masing,” kata Ali Sucipto.

Baca juga  Indonesia Bekukan Pengiriman Pekerja, Malaysia Keteteran Buruh Kelapa Sawit

Bagi WNI di Jepang yang membutuhkan bantuan psikologis bisa menghubungi KBRI +818035068612 dan +818049407419. Secara khusus, KBRI belum punya tenaga psikolog. Namun KBRI akan mengarahkan WNI yang berkonsultasi ke pihak yang berkompeten.***